11 Jul 2013

Manis Kembang Gula Itu Masih Terasa


Manis Kembang Gula itu Masih Kurasakan Paman

Alkisah ada seorang pemuda yang senantiasa menjenguk seorang lelaki tua di rumah sakit setiap pagi dan sore. Menghibur, menyuapi, membantu mandi dan menemani sang lelaki tua berkeliling di taman rumah sakit tersebut dengan penuh pengabdian nan tulus, sampai mengantarkannya ke tempat tidur.

Kejadian ini menarik perhatian para perawat di rumah sakit tersebut. Perawat kemudian berkata kepada lelaki tua: "bapak, betapa berbaktinya anak bapak ya, melakukan hal - hal yang sudah jarang dilakukan seorang anak kepada orang tuanya di zaman sekarang ". 

Dengan senyum, lelaki tua itu berkata : "Seandainya  ... Suster, pemuda itu adalah anak yatim piatu yang aku temui hampir 30 tahun yang lalu sedang menangis di depan teras masjid lingkungan kami, sepeninggal kedua orang tuanya. Aku peluk anak tersebut, aku berikan sebuah permen manis serta uang ala kadarnya. Sejak kejadian itu aku tidak pernah lagi bertemu dengannya. Hingga di masa tuaku, saat aku sakit-sakitan dan istriku semakin lemah, anak yatim itu tiba-tiba muncul, membawa kami ke rumahnya untuk menghabiskan masa tua kami bersama kehangatan keluarga kecil sang pemuda itu. Saat keadaanku sakit ia membawaku ke rumah sakit dengan penuh pengabdian seperti yang suster lihat "
Lelaki tua itu kemudian berkata dengan penuh keharuan : "Aku bertanya kepada pemuda tadi, mengapa engkau begitu baik kepadaku dan istriku, sementara kami bukan siapa-siapa bagimu?" 
Pemuda menjawab : " Paman, rasa manis permen yang paman berikan kepadaku saat aku terjatuh dalam kedukaan 30 tahun yang lalu masih terasa di lidahku, uang yang paman genggamkan di tanganku masih hangat terasa di sepanjang jalan hidupku " .
Tanamlah kebaikan meski bukan pada tempatnya, tidak akan hilang kebaikan itu ketika ditanam. Sungguh kebaikan itu meski sudah lama wktnya, tidak akan menuainya selain yang menanam kebaikan.

10 Jul 2013

Puncak keteguhan

"Sesungguhnya puncak keteguhan adalah tawadhu', Salah seorang bertanya kepada Imam, "Apakah tanda-tanda tawadhu' itu?" Beliau menjawab, "Hendaknya kau senang pada majlis yang tidak memuliakanmu, memberi salam kepada orang yang kau jumpai, dan meninggalkan perdebatan sekalipun engkau di atas kebenaran."

9 Jul 2013

Hikmah: Ramadhan Bulan Taubat

Hikmah: Ramadhan Bulan Taubat.

Dalam salah satu penggalan kalimat khutbah Rasulullah menyongsong datangnya bulan Ramadhan, beliau mengatakan: "Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya."

Kehadiran bulan Ramadhan berarti hadirnya kesempatan untuk bertaubat. Hadirnya peluang untuk membersihkan diri. Menghapus dosa. Menghilangkan kesalahan dan kekhilafan. Baik kepada sesama maupun kesalahan kepada Allah swt.

Rasul perintahkan kita untuk mengangkat tangan saat sholat, berdoa dengan hati yang khusyuk. Merendahkan diri di hadapanNya. Bermunajat kepada Yang Maha Kuasa. Bersimpuh di haribaanNya. Karena, di saat itulah Dia akan memandang pada wajah-wajah hambaNya. Dia tahu mana hamba yang bermohon dengan tulus ikhlas dan mana hamba yang hanya berpura-pura berdoa. Sungguh Dia Maha Mengetahui segala yang nampak dan yang tersembunyi.

Saat seorang mukmin mampu mengikhlaskan dirinya dalam berdoa kepadaNya, maka Dia akan menyambut seruannya. Dia akan mengabulkan doanya. Dia akan memberikan kehidupan yang terbaik kepada hambaNya. Kehidupannya akan dipenuhi ketenangan dan ketentraman. Dia yakin, saat dia menyandarkan diri kepada Allah dalam setiap urusannya, maka Allah akan mencukupi semua kebutuhannya.

Sebaliknya, jika seorang hamba tidak berdoa dengan hati yang ikhlas, namun diselimuti dengan kepentingan dan hawa nafsu dan ambisi duniawi, maka jangan harap Allah akan mengabulkan pintanya. Kalau pun seolah-olah doanya dikabulkan Allah lewat sebuah peristiwa yang disukai orang tersebut, maka itu hanyalah sebuah bentuk ujian dan cobaan yang Allah berikan padanya. Segeralah bertaubat dan bersihkan hati.

Selagi Ramadhan baru hadir bersama kita, kinilah saatnya membulatkan tekad untuk membersihkan hati, menyucikan jiwa, dan perbanyak berdoa di hadapan Allah, setiap waktu, setiap saat. Yakinlah tekad yang kuat akan menggerakkan pikiran dan jasad untuk melaksanakannya. Semoga Allah memberkahi.

3 Jul 2013

Kelas 4KA20 - Aplikasi Bisnis TI

NPM UTS
217 40
760 58
577 31
810 76
405 80
180 83
935 30
883 40
029 90
213 80
168 48
443 30
439 31
103 80
197 77
082 16
624 68
082 53
003 43
549 70
137 80
870 52
760 75
401 33
463 40
999 48
806 83
448 78
097 83
729 84
730 40
769 40
842 75
433 66
495 73
874 47
488 55
026 50
054 35
031 56
067 82
857 79
483 35
486 71
154 56
318 55
882 45
623 80
897 75
806 67
557 65
154 71
116 90
383 82
105 55
321 78
527 30
961 40
435 75
252 75
549 51
317 79
284 30
136 95
783 56

Kelas 4KA31 - Konsep SI Lanjut

NPM UTS
109 59
119 16
029 60
052 19
123 39
493 44
114 10
055 8
058 58
081 67
086 9
094 94
129 20
089 72
073 70
130 59
072 29
066 32
133 28
117 67
046 70
174 68
163 75
099 45
135 35
057 58
047 51
039 20

Kelas 4KA32 - Konsep SI Lanjut


NPM UTS
097 32
001 5
134 25
096 23
025 72
016 93
042 88
175 70
004 49
031 37
017 28
023 65
164 76
021 49
139 5
030 63
118 40
125 43
020 87
103 62
044 35
012 69
027 43
126 20
082 74
022 51
113 76

2 Feb 2013

Persiapkan masa depan


Belajarlah saat orang lain masih terlelap. Bekerjalah saat orang lain masih terlena. Persiapkan hari depan anda sekarang, saat orang lain masih bersenang-senang. Masa depan milik anda.
[www.prihandoko.com]