10 Okt 2014

Beda rizqi dan ikhtiar

Beda antara rizqi dan bekerja/ ikhtiar.».

Imam sebuah masjid kecil di daerah Ciputat, menyampaikan renungan Jumat-nya

"Mungkin kau tak tahu di mana rizqimu. Tapi rizqimu tahu di mana engkau. Dari langit, laut, gunung, & lembah; Rabb memerintahkannya menujumu.

Allah berjanji menjamin rizqimu. Maka melalaikan ketaatan padaNya demi mengkhawatirkan apa yang sudah dijaminNya adalah kekeliruan berganda.

Tugas kita bukan mengkhawatiri rizqi atau bermuluk cita memiliki; melainkan menyiapkan jawaban "Dari Mana" & "Untuk Apa" atas tiap karunia.

Betapa banyak orang bercita menggenggam dunia; dia alpa bahwa hakikat rizqi bukanlah yang tertulis dalam angka; tapi apa yang dinikmatinya.

Betapa banyak orang bekerja membanting tulangnya, memeras keringatnya; demi angka simpanan gaji yang mungkin esok pagi ditinggalkannya mati.

Maka amat keliru jika bekerja dimaknai mentawakkalkan rizqi pada perbuatan kita. Bekerja itu bagian dari ibadah. Sedang rizqi itu urusanNya.

Kita bekerja tuk bersyukur, menegakkan taat & berbagi manfaat. Tapi rizqi tak selalu terletak di pekerjaan kita; Allah taruh sekehendakNya.

Bukankah Hajar berlari 7x bolak-balik dari Shafa ke Marwa; tapi Zam-zam justru terbit di kaki Ismail, bayinya? Ikhtiar itu laku perbuatan. Rizqi itu kejutan.

Ia kejutan tuk disyukuri hamba bertaqwa; datang dari arah tak terduga. Tugasnya cuma menempuh jalan halal; Allah lah yang melimpahkan bekal.

Sekali lagi; yang terpenting di tiap kali kita meminta & Allah memberi karunia; jaga sikap saat menjemputnya & jawab soalanNya, "Buat apa?"

Betapa banyak yang merasa memiliki manisnya dunia; lupa bahwa semua hanya "hak pakai" yang halalnya akan dihisab & haramnya akan di'adzab.

Dengan itu kita mohon "Ihdinash Shirathal Mustaqim"; petunjuk ke jalan orang nan diberi nikmat ikhlas di dunia & nikmat ridhaNya di akhirat. Bukan jalannya orang yg terkutuk apalagi jalan orang yg tersesat.

Filosofi Pohon Kurma

Filosofi "POHON KURMA"

Ada kata2 bijak kuno yang mengatakan bahwa : "Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma."

Pohon kurma lazim dijumpai di Timur Tengah, dengan kondisi tanah yang kering, gersang, tandus & kerap dihantam badai gurun yang dahsyat. Hanya pohon kurma yang bisa bertahan hidup, tak berlebihan kalau pohon kurma dianggap sebagai pohon yang tahan banting. Kekuatan pohon kurma ada di AKAR2NYA, petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang pasir lalu ditutup dengan batu.

Mengapa biji itu harus ditutup batu..???

Ternyata, batu tersebut memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas. Justru karena pertumbuhan batang mengalami HAMBATAN, hal tersebut membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal. Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yang menekan diatasnya. Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah.

Bukankah itu PRINSIP kehidupan yang luar biasa..???

Sekarang kita tahu mengapa Allah SWT kerapkali mengijinkan tekanan hidup selalu datang. Bukan untuk melemahkan & menghancurkan kita, sebaliknya Allah SWT mengijinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita BERAKAR semakin KUAT. Tak sekedar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol "Batu Masalah2" yang selama ini menekan kita.
Kita akan keluar menjadi Pemenang Kehidupan (Peraih Reward). Dan Allah SWT sudaah mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah Leader yang Tangguh, Kuat & Tegar menghadapi beratnya kehidupan.
Milikilah CARA pandang Positif (HPS-Positif) bahwa tekanan hidup tak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi Pemenang2 Kehidupan.

Semoga kita semua menjadi Leader yang Sehat Kaya & Berkah..!!!

Satu kebaikan kita tabur di hari ini, akan membuat hari ini punya arti Luar biasa utk Kita & untuk semua.

6 Okt 2014

Tugas Sistem Terdistribusi Kelas 4KA28 dan 4KA29

Tugas untuk kelas 4KA28 dan 4KA29 berupa penulisan makalah/paper dengan ketentuan sbb:

  1. Paper dibuat oleh 1-3 orang
  2. Materi paper berupa penerapan sistem terdistribusi di suatu perusahaan/institusi.
  3. Materi paper berisi sbb:
    1. Judul paper ("Penerapan Sistem Terdistribusi pada perusahaan …. ")
    2. Penulis
    3. Latar belakang dan tujuan sistem
    4. Temukan dan jelaskan hal-hal berikut ini dari sistem tersebut:
      1. Model arsitekturnya
      2. Interprocess communication
      3. Jenis socket yg digunakan
      4. Metode komunikasi antar distributed objects
      5. Distributed Operating System
      6. Distributed File System
      7. Replication approach
      8. Distributed Database Design
  4. Paper dikumpulkan satu pekan sebelum UTS, sekaligus dipresentasikan di depan kelas.
  5. Tidak boleh ada kelompok (baik dari kelas 4KA28 atau 4KA29) yang membahas tema yang sama. Karena itu, bagi kelompok yang sudah menentukan tema, diwajibkan menuliskan di kolom Komentar dari website www.prihandoko.com di bawah uraian tulisan Tugas Kelas 4KA28 dan 4KA29,  dengan menyebutkan: Nama Kelompok (dan anggota2nya), Kelas, Tema Tugas Sistem Terdistribusi. Bagi yang akan menentukan tema tugas harap mengecek lebih dulu apakah tema tersebut sudah ada atau belum.

 



Sent from Windows Mail

3 Okt 2014

Anda Tetap Bernilai

Seorang pembicara terkenal memulai seminarnya dgn memegang uang 100
dolar, dalam ruangan yg berisi 200 org..

"Siapa yg mau uang 100 dolar ini?"
Tanyanya kepada para peserta seminar..

Semua tangan terangkat ke atas..

"Aku akan memberikan uang ini kepada salah satu di antara kalian, tapi biar aku beginikan dulu...,". Katanya sambil membuat kusut uang itu..
Setelah uang itu benar2 kusut, ia bertanya lagi : "siapa yg masih menginginkan uang ini?".

Semua tangan mengacung ke atas..

"Nah...,bagaimana kalau aku beginikan?".
Kata si pembicara. Lalu Ia menjatuhkan uang tersebut ke lantai, lalu menggilasnya dgn sepatunya, setelah uang itu benar2 kotor, ia mengambilnya.
"Nah, sekarang siapa yg masih
menghendaki uang ini?".tanya si
pembicara..

Tangan2 masih mengacung ke atas..

"Sahabat2ku, kalian semua telah
mempelajari 1 hal yg sangat penting, bahwa apapun yg kulakukan terhadap uang ini, kalian masih menginginkannya ,
karena uang ini tdk berkurang nilainya. Ia masih tetap 100 dolar". Jelas si pembicara.

note : "Berulang kali dalam hidup ini, kita jatuh, kusut, tergilas dalam kotoran akibat keputusan yg kita ambil sendiri, atau keadaan yg membuat kita merasa seakan2 tdk berharga lagi. Namun, apapun yg telah dan akan terjadi, kalian tdk pernah kehilangan nilai kalian. Kotor, bersih, kusut, atau rapi, kalian masih berharga dimata org2 yg mencintai kalian..

Kalian adalah istimewa... Jgn lupakan itu..!!

Jgn hanya menghitung berapa byk problem yg kalian miliki, tapi hitunglah berapa banyak ni'mat yg kalian terima dan miliki selama ini..

ﺟﻤﻌﺔ ﻣﺒﺎﺭﻛﺔ

الَّلهُــــــــمّے صَــــــلٌ علَےَ سيدنا مُحمَّــــــــدْ وعلَےَ آل سيدنا مُحمَّــــــــد
#Copas#sbc

2 Okt 2014

Ibu, Aku Rindu

Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil.

Begitulah yang kurasakan, karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.

Pada suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anakku masih tertidur. Ohhh aku harus menyediakan makan untuknya.

Karena masih ada sisa nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan. Setelah memberitahu anakku yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas berangkat ke tempat kerja.

Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, aku langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam.

Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut danâ?¦.. di sanalah sumber "masalah"nya â?¦ sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Ohâ?¦Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian, dan langsung menghujani anakku yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat:

"Ayah, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya . Karena aku takut mie"nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainanku, aku minta maaf,ayah â?¦ "

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku, tetapi, aku tidak ingin anakku melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangisku. Setelah beberapa lama, aku hampiri anakku, kupeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur. Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.

Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto ibu yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, aku mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun, belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal. Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan, "Aku minta maaf, ayah".

Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara "pertunjukan bakat" yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu.

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahuku, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis,aku yakin , jika istriku masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Tapi astaga, anakku membuat masalah lagi. Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus.

Mereka menelponku dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anakku telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun aku sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anakku lagi, tetapi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena aku merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf : "Maaf, ayah". Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah aku mendorong anakku ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya? Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : "Surat-surat itu untuk ibuâ?¦..". Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. â?¦. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: "Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?" Jawaban anakku itu : "Aku telah menulis surat buat ibu untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus". Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung, tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan.

Aku bilang pada anakku, "Nak, ibu sudah berada di surga, jadi untuk selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Aku berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapiâ?¦. aku jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.

Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur "ibu sayang", Aku sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara "Pertunjukan Bakat" di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut. Tapi kamu tidak ada, jadi aku tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi.

Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencariku, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.

Ibu, setiap hari aku melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Aku pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua. Tapi bu, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah ibu muncul dalam mimpiku sehingga aku dapat melihat wajahmu dan ingat kamu? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. Tapi ibu, mengapa engkau tak pernah muncul ?

Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena aku tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istriku

Note : Untuk para suami dan laki-laki, yang telah dianugerahi seorang istri/pasangan yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari pada istrimu. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu.

Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yang bisa menggantikannya.

〰〰〰〰〰〰〰〰〰〰

30 Sep 2014

Tugas SBP 2014 (3KA07,08,24,25)

Tugas Mata Kuliah Sistem Berbasis Pengetahuan untuk kelas 3KA07, 3KA08, 3KA24, 3KA25. Tugas ini berupa kajian literatur singkat terhadap suatu sistem dan membuat makalah dg ketentuan sbb:

1. Pilih salah satu dari 4 topik ini: a. Artificial Intelligence/Kecerdasan Buatan
b. Expert System/Sistem Pakar, c. Fuzzy Logic System,
d. Neural Network/Jaringan Syaraf Tiruan.

2. Tentukan tema yg spesifik, berupa penerapan topik di atas di dunia nyata. Misalnya: "Implementasi Sistem Pakar untuk Mendeteksi Penyakit Dalam", atau "Penerapan Sistem Jaringan Syaraf Tiruan untuk Prediksi Cuaca".

3. Tema yg anda pilih tidak boleh sama dg tema tim lain. Satu tim maksimal berisi 3 orang.

4. Isi dari makalah yg anda buat berisi:
a. Judul dan Penulis
b. Nama dan tujuan sistem yg anda kaji
c. Model dari sistem (berupa gambar diagram) berikut penjelasan atas gambar tsb
d. Algoritma atau source code dari salah satu modul/function yg ada di dalam sistem tsb. Berikan komentar/penjelasan dari setiap statement yg ada di source code tsb.

5. Makalah harus dikumpulkan sekaligus dipresentasikan pada pekan terakhir sebelum UTS.

6. Sebelum anda menentukan topik dan tema yg akan anda pilih, lihat lebih dulu topik dan tema yg sudah ada di kolom komentar dari artikel ini. Setelah anda menemukan topik dan tema yg tidak sama dg yg sudah ada, tuliskan topik, tema, nama2 anggota tim dan kelas anda di dlm boks komentar. Tidak boleh ada tema yg sama.

Jangan Cari Kesempurnaan


Suatu hari Kahlil Gibran berdialog dengan Gurunya.

Gibran : "Bagaimana caranya agar kita mendapatkan sesuatu yang paling sempurna dalam hidup?"

Sang Guru merenung sejenak lalu menjawab, : "Berjalanlah lurus di taman bunga, lalu petiklah bunga yang paling indah menurutmu dan jangan pernah kembali kebelakang!!"

Setelah berjalan dan sampai di ujung taman, Gibran kembali dengan tangan hampa.

Lalu sang Guru bertanya : "Mengapa kamu tidak mendapatkan bunga satu pun?"

Gibran : "Sebenarnya tadi aku sudah menemukannya, tapi tidak ku petik karena aku pikir mungkin yang di depan pasti ada yang lebih indah, namun ketika aku sudah sampai di ujung, aku baru sadar bahwa yang aku lihat tadi adalah yang terindah, dan aku pun tak bisa kembali kebelakang lagi!"

Sambil tersenyum sang Guru berkata : "Yaa... itulah hidup, semakin kita mencari kesempurnaan, semakin pula kita tak akan pernah mendapatkannya, karena sejatinya kesempurnaan yang hakiki tidak akan pernah ada, yang ada hanyalah keikhlasan hati kita untuk menerima kekurangan yang ada!!"

Lakukanlah hal-hal spt ini :

Bila tidak mungkin memberi, Jangan mengambil!

Bila mengasihi terlalu sulit, Jangan membenci!

Bila tidak bisa menghibur orang, Jangan membuatnya sedih!

Bila tidak mungkin meringankan beban orang, Jangan memberatkannya!

Bila tidak bisa memuji, Jangan menghujat!

Bila tidak bisa menghargai, Jangan menghina!

Jangan mencari kesempurnaan, tapi sempurnakanlah apa yang telah ada pada kita.